Bukankah kamu tak pernah menyaksikan kaki-kaki ini melangkah tanpa hadirmu??
Bukankah kamu tak pernah bisa merasakan kegetiran akan kerinduan yang menyeruak dalam sukmaku ini??
Bukankah kamu tak pernah keluar dari dunia antah berantahmu itu??
Bukankah teman-temanmu adalah nyawamu hingga tak pernah menyelipkan secuil berita kepadaku??
Bukankah aku memang tak pernah ada untukmu...
Bukankah aku sudah pernah pernah mengatakan jangan datang kembali??
tuk mencariku apapun alasannya...
Aku sudah memiliki benteng yang menahan seranganmu,
namun kini saat aku tak mengharapkan kehadiranmu,
saat kenormalan hidupku telah berjalan seperti apa adanya
tanpa kusadari engkau hadir kembali bersama sang malam,
menyelip diantara pepohonan yang tersinari oleh purnamanya rembulan.
Aku masih belum bisa melupakan semuanya,
setiap kenangan itu masih tersimpan utuh dalam hatiku,
dan aku tahu, kamu juga tak pernah tahu kegundahan
dan kegetiran jiwa yang kerap menyapaku seiring rinai hujan
dan hey!!! aku masih disini dan aku masih bisa melangkah tanpamu.
Kamu tahu, ada atau tiada dirimu bagiku sama, tak ada bedanya..
karena kamu memang seseorang yang pantas untuk ditendang dari hidupku
kamu hanya sebuah parasit dalam hidupku
yang hanya menggerogoti kenyamanan hidupku...
Lihatlah!!! Aku masih bisa tegak berdiri
dan masih bisa mengejar senja setiap sore.
aku telah buktikan bahwa aku bisa melangkah tanpamu
ada atau tiada, keberadaanmu bukan sesuatu yang berarti dalam hidupku
Sekarang, sungguh kusangat membencimu, kamu merusak ketenangan batinku...
Biarkan cinta itu hanya kupendam saja, itu lebih aman bagiku dan bagimu :)
